Archive for July 26th, 2007

26
Jul

diterima/eksis?

Gw ngerasa belakangan ini gw “hilang”. Gw mulai “merakyat”. Maksud gw, gw udah mulai menyamakan tampilan dengan kebanyakan manusia di sekitar gw. Bukannya manusia-manusia itu jelek, tapi gw gak suka tenggelam dalam mereka.

Gw inget pernah debat dengan mantan gw di telepon. Kita debat tentang apakah seseorang harus ngikut tren. Menurut dia iya, orang harus kut tren. Seseorang harus “sama” dengan kebanyakan orang di sekitarnya supaya diterima. Menurut gw gak, orang harus lawan arus. Seseorang harus “beda” dari orang kebanyakan biar eksis.

Teori SAMA BIAR DITERIMA itu beralasan orang-orang lebih mau nerima orang yang “normal” (subjektif) dalam arti kurang lebih “sama” dengan penilai (masyarakat). Makin lo keseret tren, makin lo “sama” dengan orang-orang dan makin lo diterima. Ternyata dia lebih PD jika “sama” dengan orang lain dan gak dianggep aneh. Mungkin karena dia tipe orang yang pengen diterima semua orang (mustahil). Jeleknya, orang gampang lupain lo karena lo biasa aja. Gak khas alias gak unik.

Berbalikan dengan teori itu, teori BEDA BIAR EKSIS. Orang-orang bakal lebih inget sama orang yang unusual. Kalo lo ketemu orang yang biasa ajah, gak lama lo bakal lupa. Lain kalo lo ketemu orang yang ajaib, lo bakal inget terus meskipun lo gak kenal. Lagian, ke-”beda”-an ini bisa dipake sebagai “saringan” temen. Orang yang mau berteman dengan lo meskipun lo dalam keadaan “luar biasa”, besar kemungkinannya adalah true friend yang menerima lo apa adanya. Gw lebih suka begini dan gak PD kalo harus “sama” dengan orang lain. Mungkin karena gw egosentris. Gw gak peduli orang lain mau apa, selama gw suka dan senang. Jeleknya, orang susah nerima lo karena lo dianggep “gak wajar”. Ngeliat lo ajah, udah pada heran, sinis, ngucap doa, de el el.

Ini mah tergantung keputusan dan kepribadian masing-masing!